Badan Eksekutif Mahasiswa 2015/2016 membuat peraturan baru yaitu Pemakaian almamater saat UTS dan UAS berlangsung. Menurut hasil wawancara dengan Hadi Siregar selaku ketua BEM 2015/2016, latar belakang dibuatnya peraturan ini karena selama ini kita merasa almamater yang kita punya sangat sedikit manfaatnya. Akhirnya ditemukanlah  satu solusi agar almamater  ini bisa kita manfaatkan pada saat-saat tertentu yaitu saat UTS dan UAS, agar almamater ini tidak hanya digunakan oleh mahasiswa yang mengikuti organisasi saja. Tujuan lainnya penggunaan almamater ini agar kita menjunjung tinggi dan lebih merasakan kecintaan terhadap kampus maupun almamater.

 

Peraturan ini diberlakukan untuk angkatan 5, 6, dan 7 yang sebelumnya sudah disosialisasikan oleh anggota divisi pertahanan. Pemakaian almamater mulai berlaku saat dilaksanakannya UAS kenaikan tingkat tahun 2015 dan seterusnya. Untuk masalah almamater yang hilang dapat melapor ke sekretariat. Konsekuensi dari peraturan ini yaitu:

  • Satu kali tidak memakai almamater minta surat keterangan dari sekretariat
  • Dua kali tidak memakai almamater dikenakan denda 20.000
  • Tiga kali tidak memakai almamater ujian terpisah dari yang lain

 

Event terdekat

No events